Selasa, 19 Juli 2011

PARAMORE FESTIVAL


Keinginan fans Paramore untuk melihat band kesayangan mereka mengguncang panggung tanah air akan segera tercapai. Pasalnya band yang digawangi oleh Hayley Williams, Taylor York, dan Jeremy Davis akan datang ke Indonesia di dua tempat yang berbeda yakni Garuda Wisnu Kencana - Bali (17 Agustus 2011) dan Pantai Indah Ancol (19 Agustus). Seperti yang kita ketahui bersama bahwa biasanya band asal Amerika ini hanya melakukan konser di Singapura dan lanjut ke Australia tanpa singgah di Indonesia. So this is a good news for Paramore fans!


From Paramore Fans To Paramore

Tapi untuk mendatangkan Paramore ke Indonesia bukanlah hal yang mudah. Awalnya, fans Paramore yang tergabung dalam ParaIndoFam sering meminta Paramore untuk manggung di Indonesia via Twitter. Selain itu untuk menunjukkan keinginan mereka yang begitu besar maka fans Paramore mengadakan Paramore Night. Seluruh kegiatan dalam Paramore Night di-video-kan dan dikirim langsung ke pihak paramore. Gayung pun bersambut. Berkat usaha yang begitu besar akhirnya Paramore memutuskan untuk konser di Indonesia.


Paramore Fest

Showmaxx Entertaiment selaku promotor, melibatkan fans Paramore dalam menyelenggarakan konser ini. Karena boleh dikatakan bahwa fan base Paramore di Indonesia cukup besar dan patut diperhitungkan. Sebagai “pemanasan” diadakan Paramore Fest di Pantai Indah Ancol pada 25 Juni yang lalu. Acara ini dikemas dalam berbagai kompetisi seperti band battle dan graffiti. Sebanyak 8 band ikut berpartisipasi dalam band battle ini. Masing-masing dari mereka menyanyikan 3 buah lagu paramore. Pemenang dari band battle ini nantinya akan meet and greet dengan Paramore. Selain itu, karya pemenang kompetisi graffiti juga akan diserahkan kepada Paramore. Woooohooo How lucky they are


Paramore fest ini semakin meriah dengan kehadiran Good Morning Alice, Gecko, dan lain-lain. Selain itu penonton yang hadir dapat melihat video konser ataupun foto paramore di booth House of Paramore. Hadir pula booth merchandise yang menjual kaos, stiker, gelang dan mug Paramore. Penonton yang hadir juga dapat menandatangani sebentang kain putih di booth Sign for Charity namun sebelumnya mereka harus menyisihkan beberapa rupiah untuk disumbangkan kepada pihak yang membutuhkan bantuan. Keriaan hari itu ditutup dengan kembang api yang menghiasi langit pantai indah.


Get Your Ticket

Bagi kalian mengahadapi kantong kemarau dan belum membeli tiket konser, janganlah bersedih hati. Karena Showmaxx Entertaiment mengadakan program cicilan pembelian tiket. Pengertian sekali bukan? Kan? Kan? So, get your ticket now ;)

Senin, 18 Juli 2011

look at her


feel the air
show her smile
and ready to start the new begining

Minggu, 17 Juli 2011

MOCCA LAST SHOW

TENTANG KONSER
Konser yang bertajuk “Annabelle and The Music Box” ini dipersembahkan untuk seluruh swinging friends yang telah setia mengikuti perjalanan MOCCA. Konser ini merupakan konser terakhir yang diadakan MOCCA sebelum vakum dalam jangka waktu yang tidak dapat ditentukan. Karena Arina sang vokalis akan pergi ke Amerika sedangkan Toma, Riko, dan Indra akan sibuk dengan proyek mereka masing-masing.

Konsep kabaret dan cerita yang diangkat sebenarnya cukup menarik. Namun kurang dirajut dengan baik. Saya sendiri kurang memahami jalan ceritanya jika tidak mendengarkan penjelasan dari Soleh Solihun dan Ringgo yang malam itu bertugas sebagai story teller.

Oia, mari flashback ke beberapa minggu sebelum konser. Awalnya MOCCA Last Show akan digelar di Balai Kartini. Namun eh namun penyelenggara memindahkan venue ke Hall A Basket Senayan karena adanya antusiasme yang tak terbendung oleh mereka-mereka yang ingin menonton konser tapi terbentur keterbatasan tiket. Hal tersebut menimbulkan kekecewaan oleh seorang teman saya yang akhirnya tidak mendapatkan tiket yang ia inginkan.

Kekecewaan tetap berlanjut pada saat menunggu open gate. Melalui twitter diketahui bahwa open gate akan dilakukan pada pukul 18.00 tapi kenyataannya ngaret sekitar 2 jam. Antrian penonton sudah mengular melebihi ular tangga. Setelah menunggu 2 jam, penonton tak langsung disuguhkan oleh penampilan MOCCA. Mereka harus menunggu lagi dan lagi. Hal ini perlu dijadikan catatan penting bagi penyelenggara.

KOLABORASI
Yang membuat konser ini menarik adalah kolaborasi yang dilakukan MOCCA dengan berbagai musisi ternama. Pada lagu me and my boyfriend, MOCCA berkolaborasi bersama Endah n Rhesa. Kolaborasi tersebut sungguh ciamik, Endah n Rhesa tetap menyisipkan ciri khas permainan gitar mereka.
Selain itu Arina bertukar peran dengan Nona Sari dari White Shoes And The Couples Company (WSATCC). Nona Sari membawakan lagu I Would Never sambil melirik-lirik ke bawah (lihat contekan) hehehe. Walaupun demikian tetap patut disimak karena tidak ada hal yang tidak menarik dari setiap penampilan Nona Sari. Lagu Senandung Maaf milik WSATCC dibawakan oleh Arina dengan vokal yang pasti pas. MOCCA juga berkolaborasi dengan Ade Firza Paloh, Mondo Gascaro dari SORE, dan Float.
MOCCA membawakan tembang-tembang hits-nya seperti i remember, twist me around, dear diary, dll. Swinging friends tak lupa untuk turut bernyanyi bersama Arina. Permainan flute arina terdengar lembut nan menggoda #tsaaaah..



After all, konser ini bisa dijadikan penutup yang manis sebelum MOCCA vakum. Semoga meninggalkan memori yang indah bagi siapa saja yang menonton. Malam itu boleh dikatakan bahwa dunia hanyalah milik MOCCA (khususnya Arina) :p


HEY FOLKS! SHOP






Senin, 27 Juni 2011

Senin, 20 Juni 2011

Triple T (Trip To Tidung)






Menjadi primadona baru di dunia pariwisata menjadikan tidung sebagai destinasi vakansi masyarakat ibukota. Tidung dapat diakses dari muara angke dengan menggunakan boat selama 3 jam perjalanan. Tak heran bila pada saat weekend, muara angke akan disesaki oleh mereka yang butuh liburan namun tak bisa pergi terlalu jauh. Kepopuleran Pulau Tidung ini juga mengangkat perekonomian masyarakatnya. Mereka dapat menyewakan rumahnya sebagai tempat homestay, menyewakan sepeda ataupun alat snorkling. Masyarakat sekitar juga menjual aneka cinderamata yang terbuat dari kerang. Namun jangan berharap banyak, sebab cinderamata yang ditawarkan belum memiliki ciri khas dan kurang bervariasi. Mungkin hal ini dapat menjadi catatan bagi pemerintah setempat.

Selain itu, dengan semakin dikenalnya Tidung tumbuh pula berbagai jenis travel agent yang menawarkan paket perjalanan baik selama 2 hari maupun 3 hari dengan harga yang bervariasi. Yang perlu diwaspadai dengan maraknya perkembangan travel agent ini adalah kita harus benar-benar memahami itenerary dan fasilitas yang diberikan. Rata-rata travel agent ini tidak memberikan jasa asuransi. Alangkah baiknya jika kita menggunakan travel agent yang direkomendasikan oleh teman. Hampir seluruh travel agent menawarkan aktifitas snorkling, gowes sepeda, dan barbeque. Kita juga kan mendapatkan local guide selama berwisata di Pulau Tidung. Mereka sangat ramah terhadap wisatawan dan jika kita dapat berkomunikasi dengan baik, kita dapat bervakansi kembali ke Pulau Tidung tanpa jasa travel agent.

Sebenarnya saya mulai mendengar cerita teman-teman mengenai tidung sejah Agustus 2010, namun baru bisa kesana pada Mei 2011. Kondisinya sudah jauh berbeda dari apa yang saya lihat dari google. Kondisi Jembatan Cinta tidak sebagus dahulu, karena kini kayu jembatan sudah banyak yang lapuk dan rusak. Sehingga kita tidak bisa menikmati panorama laut secara leluasa karena harus memperhatikan langkah kaki agar tidak terperosok dari jembatan. Namun saya cukup puas dengan kegiatan snorkling dan bersepeda yang ditawarkan.

Yang perlu diperhatikan ketika kita bervakansi ke Pulau Tidung adalah menjaga kebersihan laut dengan tidak membuang sampah sembarangan dan tidak mengambil terumbu karang yang ada. Karena masih banyak orang yang juga ingin menikmati keindahan Pulau Tidung seperti saya :p

Minggu, 19 Juni 2011

expired




ini pengalaman pertama pake roll expired
masih perlu banyak belajar